Minggu, 23 Maret 2014

Prajurit Mabes TNI Resmi Gunakan Baret Hitam

ANK AMFIBI BMP - 3 F KORPS MARINIR TNI AL

28 Januari 2014, Situbondo:
Penyerahan Tank Amfibi BMP-3F ditandai dengan penandatanganan oleh Pemerintah Rusia, Pemerintah RI (Kemenhan), Mabes TNI, Mabesal dan Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) A. Faridz Washington, yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Dubes Rusia untuk Indonesia, Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Komisi 1 DPR RI, pejabat teras Kemhan RI, Mabes TNI, dan Mabesal, dilanjutkan dengan penyerahan replica Tank BMP-3F.

 Seorang prajurit Korps Marinir TNI AL berbincang dengan teknisi tank asal rusia 
(ANTARA FOTO/Seno/ed/Spt/14)
 
 
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro memimpin upacara penyerahan 37 unit Tank Amfibi BMP-3F dari Pemerintah Rusia kepada Kementerian Pertahanan RI, di area titik tinjau T12 Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Korps Marinir, Karang Tekok, Asem Bagus, Situbondo, Jawa Timur, Senin (27/01/2014).
 
 
Dengan diserahkannya 37 unit Tank Amfibi BMP-3F, maka saat ini Korps Marinir telah memiliki 54 tank modern produksi Rusia, setelah sebelumnya pada 11 Desember 2010 menerima sebanyak 17 unit tank jenis yang sama dari Menhan RI.

Selesai upacara penyerahan, Menhan RI Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, berkesempatan menyaksikan uji coba dan uji penembakan yang dilakukan tank tersebut, serta penembakan beberapa kesenjataan lain yang dimiliki Korps Marinir TNI AL dalam bentuk manuver di lapangan.

Selasa, 19 Juli 2011

Bina potensi Dirgantara

Generasi muda merupakan penerus dari kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara, apabila tidak di siapkan secara benar maka akan berdampak kurang baik bagi kehidupan dimasa mendatang. Globalisasi informasi dan tehnologi semakin pesat mengikis akar budaya bangsa generasi muda, kita sadari atau tidak lambat laun semangat kebangsaan dan pengabdian akan luntur dalam sendi kehidupan masyarakat bangsa yang besar ini Indonesia. Yon 465 Paskhas merupakan bagian komponen dari pemersatu bangsa dan pemererat persatuan dan kesatuan masyarakat yang majemuk. Kehidupan masyarakat yang majemuk ini harus dibalut secara benar dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika sehingga kita tahu benar bahwa filosofi keberagaman sebagai alat pemersatu bangsa benar benar dihayati oleh generasi muda bangsa indonesia. Tahun ajaran baru bagi para pelajar dan mahasiswa adalah momentum yang sangat tepat untuk menumbuh kembangkan kembali wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan pengamalan Pancasila dalam sendi sendi kehidupan. Penanaman Cinta tanah air dan Wawasan kebangsaan yang di selenggerakan Universitas Tanjungpura Pontianak, SMK 1 Kubu Raya dan Mts Pontianak dengan menggandeng Yon 465 Paskhas sangat tepat. Selain nilai nilai kebangsaan yang digali kembali pada generasi muda juga diajarkan bagaimana membentuk jiwa yang disiplin dan nasionalis, diharapkan setelah keluar dari kesatrian Brajamusti Yon 465 Paskhas mereka nantinya akan menjadi pioner keteladanan bagi rekan rekan dilingkungan mereka belajar. Dalam pelatihan tersebut juga dikenalkan berbagai kegiatan untuk menggali Potensi Dirgantara dalam diri mereka, karena mereka adalah komponen cadangan pertahanan dalam Sishankamrata yang dinaut bang Indonesia dalam menangkal segala aspek ancaman bagi kedaulatan NKRI. Jayalah generasi Muda Bangsaku, teruslah berprestasi mengukir Harum Nama bangsa Tercinta Indonesia.

Rabu, 17 November 2010

YON 465 PASKHAS LANUD SUPADIO BAGI DAGING QURBAN

Hari Raya Idul Adha atau sering disebut Hari Raya Qurban merupakan momentum yang patut untuk dijadikan sarana bagi umat manusia untuk berbagi dengan sesama, sarana saling berbagi rasa dan kebahagian antara yang mampu dan yang kurang mampu. Senada dengan hal tersebut Batalyon 465 Paskhas tidak mau ketinggalan momentum yang sangat penting tersebut. Pada Hari Raya Idul Adha 1431 H kali ini Yon 465 Paskhas memotong Hewan Qurban berupa 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Pemotongan Hewan Qurban dilaksanakan usai melaksanakan Sholat Idul Adha di Hanggar Lama Lanud Supadio bersama warga lanud Supadio dan masyarakat sekitar.
Pemotongan Hewan Qurban tersebut dihadiri langsung Komandan Batalyon 465 Paskhas Mayor Psk Rana Nugraha, S.E, Wadanyon Mayor Psk Is Budiarto dan pejabat Pasipers Kapten Psk Radik Yudha Kanigara. Daging qurban tersebut di bagikan kepada warga di sekitar markas Batalyon 465 Paskhas serta warga sekitar daerah latihan Yon 465 Paskhas. Pembagian hewan qurban ini merupakan bentuk solidaritas keluarga besar Batalyon 465 Paskhas kepada masyarakat yang kurang mampu. Semoga kegiatan ini semakin memupuk kebersamaan dan harmonisasi Batalyon 465 Paskhas dengan warga masyarakat Kalbar khususnya Kubu Raya seperti yang di ungkapkan Danyon 465 Paskhas Mayor Psk Rana Nugraha, S.E. Keluarga Besar Yon 465 Paskhas Mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H".

Minggu, 19 September 2010

Yon 465 Paskhas Training



Batalyon 465 Paskhas merupakan satu satunya pasukan yang mempunyai kemampuan khas matra udara dan opssus di wilayah kalbar, mengingat demikian komplek tugas satuan ini selalu meningkatkan kemampuan prajuritnya melalui berbagai kemampuan tempur khas matra udara dan khas pasukan khusus, salah satunya kamampuan pertempuran jarak dekat, latihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketajaman naluri tempur prajurit Yon 465 Paskhas. Saat ini ancaman baik dari dalam maupun dari luar negri kian meningkat seiring kampanye pemberantasan terorisme di negri ini, sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa obyek vital di kalbar seperti Bandar Udara Supadio jg mendapat ancaman serupa, untuk antisipasi tersebut maka latihan digelar guna kesiapan satuan Yon 465 Paskhas dalam penggulangannya.

Senin, 06 September 2010

Yon 465 Paskhas Latgab SAR



Sebagai satuan yang mempunyai tanggung jawab sebagai unsur tempur darat TNI AU yang berkedudukan di Lanud Supadio Pontianak, Batalyon 465 Paskhas selalu mengasah Kemampuan Tim Sar Tempurnya agar senantiasa siap siaga dalam mengemban tugas tugas kedepan yang semakin komplek.Yon 465 Paskhas bertugas untuk mengcover seluruh kegiatan penerbangan Militer di Wilayah Kalbar seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, begitupula dengan penerbangan sipil yang makin padat di Bandar Udara Supadio.Tugas ini di emban oleh Tim Sar Tempur Yon 465 Paskhas yang keseharian berada dibawah pembinaan Kompi Markas Yon 465 Paskhas.Untuk lebih mensinergikan tugas tersebut Tim SAR Yon 465 selalu berkoordinasi dan Latiahan Bersama dengan Basarnas Wilayah Kalbar untuk penyamaan persepsi tugas dan Standar Operation Prosedur (SOP) dalam penanganan kejadian, hal ini agar terjalin koordianasi yang akurat dan tepat guna sehingga meminimalis kekurangan di lapangan dan sebagai evaluasi kegiatan bersama karena sama-sama bertanggung jawab tugas SAR.
Kegiatan ini Rutin diLaksanakan baik Drill tehnis maupun Drill Lapangan.

Kamis, 26 Agustus 2010

Yon 465 paskhas asah kemampuan


Dalam rangka meningkatkan kemampuan personel Yon 465 Paskhas mengadakan kegiatan latiahan Crasstim, latihan ini di maksudkan untuk lebih memantapkan personel Yon 465 Paskhas seandainya dihadapkan dengan realita tugas di lapangan. Yon 465 Paskhas salah satu tugas pokoknya adalah melaksanakan Sar Tempur. Dalam latihan tersebut di simulasikan pesawat Tempur mengalami kerusakan sehingga terpaksa melaksanakan pendaratan darurat, dengan sigap personel sarpur Yon 465 Paskhas melaksanakan aplikasi latihan yang telah didapatkan bagaimana menyelamatkan penerbang keluar dari kokpit pesawat karena pesawat mengalami trouble dan penerbang dalam kondisi yang yang kurang menguntungkan.
Kegiatan latihan ini dilaksanakan di apron skadron udara 1 elang Kathulistiwa Lanud Supadio Pontianak. Latihan ini rutin dilaksanakan sebagai sarana daur pembinaan dan latihan personel yon 465 Paskhas.